Bangun / Renovasi Rumah

Puisi Sufi : Ruh

loading...

RUH

Wahai Ruh yang masih bertempat di raga manusia
Bebaskan dirimu dari cengkeraman H4w4 N4fsoe
Yang sekian lama kau dijajah, dikuasai, diperbudak, diperintah
Kau dijerat dengan kesibukan duniawi
Kau dililit oleh ular-ular Kem4ksiatan yang menyenangkan
Kau dimabukkan oleh tenggak-tenggak minuman keras
Yang melupakan ……. Melupakan segalanya
Yang senantiasa tidak bisa berpaling darinya
Yang selalu menggerogoti tubuhmu, tulangmu, dagingmu
Paru-parumu yang setiap hembusan nafasnya memporak-porandakan sistem ingatanmu menuju kesesatan …..

Menggerogoti jantungmu yang setiap detaknya menyanyikan lagu-lagu kemerosotan moral
Menggerogoti kakimu yang setiap langkahnya menjerumuskan ke jurang kehinaan yang menyengsarakan
Menggerogoti hatimu yang senantiasa melupakan anganan dan ingatan kepada Tuhan untuk bertaubat dan bersujud
Kau dirayu oleh rayuan-rayuan gombalnya perempuan p3zin4
Yang senantiasa menggeser iman dan aqidah ketuhanan

Badanmu yang enak, nafsumu yang merasakan kepuasan
Tetapi jiwamu yang sengsara Ruh mu yang menderita…..
Dan menderita di hari nanti…..
Di hari nanti ragamu kau tinggalkan di liang lahat
Nafsumu lari dari tanggungjawab…..
Tinggal Ruh mu yang menerima akibat dari perbuatan mereka

Maka kasihanilah Ruh mu…..
Bebaskan Ruh mu….. Merdekakan Ruh mu
Bebaskan Ruh mu dari perbuatan maksiat dengan bertaubat nasukha
Bebaskan Rohmu dari jeratan tali-tali n4rk0b4 dengan istighfar
Bebaskan Rohmu dari belenggu minuman keras dengan Dzikrullah,….. Bertafakur,….. dan berserah diri kepadaNya
Berlutut, bersujud, kepadaNya

Merdeka ……..
Rohmu merdeka
Bebas kemana-mana
Bertahtalah di singgasana Qolbu
Yang merajai di seluruh wilayah badan wadagmu
Kau penuhi dengan tentara-tentara
Tentara-tentara………Dzikrullah……..
Tuk melawan “musuh di balik selimut dan musuh yang nyata” serta hawa nafsu dan keinginan yang sesat

Pencarian Terkait

Tags: #M. Ali #Puisi Sufi #Roh #Ruh

Sufi Kaya Raya
Suatu hari, seorang guru menyuruh muridnya untuk berguru kepada seorang sufi ternama. Setelah
Kisah Abu Yazid al Busthami, Kitab Tadzkirotul Auliya
Kakek Abu Yazid al-Busthami adalah seorang penganut agama Zoroaster. Ayahnya adalah seorang di
Makna Puasa secara Sufistik
Bagaimana pandangan kaum sufi pada umumnya, mengenai hakikat ibadah, terutama Makna Puasa ?
Ibnu Arabi, Sufi Pemikir Besar dari Spanyol
Ibnu Arabi, yang  nama lengkapnya Abu Bakr Muhammad ibn ‘Ali ibn Ahmad ibn
  1. author

    Awonx6 tahun ago

    Subhanalloh. . . .

    Balas
  2. author

    zain trisna6 tahun ago

    membaca tulisan ini semakin terasa kehina jiwa ini….pertempuran yg terdasyat melwan diri (hawa nafsu yg jahat)….semoga ini menjadi peredam kita semua.

    Balas
  3. author

    Yusuf6 tahun ago

    jelaskan pulalah proses pemerdeka’an Ruh dari Nafsu.

    Balas
  4. author

    rasya7 tahun ago

    rasakanlah rasa dari pada air itu sendiri
    dengan kita menenggelamkan seluruh tubuh kita
    baru kita bisa mengucapkan:
    SHODAKALLAH HUL ADHIM”

    Balas
  5. author

    cheat ninja saga7 tahun ago

    http://mzharfan.blogspot.com
    cheat ninja saga,cheat ninja saga gold, cheat ninja saga token, cheat ninja saga atm exp

    Balas
  6. author

    marcell7 tahun ago

    bagus & luar biasa… saya suka puisi ini
    tidak ada jalan lain, kita harus berperang melawan diri sendiri, dan mendamaikannya dalam kemenangan iman.

    Balas

Tinggalkan pesan "Puisi Sufi : Ruh"