Imam Ghozali, Latihan Rohaniah seorang Sufi

Menurut Imam Ghozali para sufilah pencari kebenaran yang paling hakiki, jalan sufi adalah paduan ilmu dengan amal, sebagai buahnya adalah moralitas. Keistimewaan para sufi tidak mungkin tercapai  hanya dengan belajar, harus dengan ketersingkapan batin, keadaan rohaniah, serta penggantian tabiat-tabiat.

Lebih jelasnya menurut Imam Ghozali, Tasawuf adalah semacam pengalaman maupun penderitaan yang riil. Imam Ghozali menyatakan, para sufi adalah  ” orang-orang yang yang lebih mengutamakan keadaan rohani daripada ucapannya.”

Imam Ghozali menguraikan seluruh pengalaman rohaniahnya dalam karyanya al-Munqidz min al-Dhalal . sedangkan Ihya’ ‘Ulumudin menguraikan tentang  jalan Tasawuf.

Imam Ghozali  berpendapat bahwa  jalan para sufi dimaksudkan sebagai “penyucian diri Anda, pembersihannya serta pencerahannya, lalu persiapan dan penantian (makrifat)”

Download Seluruh Artikel ini
loading...
Baca Juga:

IJAZAH BAGI SAUDARAKU YG BELUM PUNYA RUMAH & INGIN PUNYA RUMAH..

Ijazah ini khusus bagi yang belum punya rumah dan yang ingin punya rumah lagi.

Masjid Nabi Khidir

Inilah Masjid Nabi Khidir, Yang berada di puncak gunung, berusia 3.000 tahun

 

Beliau mendeskripsikan latihan rohaniah, yang sesuai dengan tabiat terpuji, sebgai kesehatan kalbu, dan ini lebih beliau prioritaskan daripada kesehatan jasmani, sebab penyakit anggota tubuh luar hanya membuat hilangnya kehidupan di dunia ini saja, sementara penyakit kalbu akan membuat hilangnya kehidupan yang abadi. Kesehatan kalbu “harus dipelajari semua orang yang mempunyai akal budi”.

“Begitulah halnya seorang murid membutuhkan  seorang guru/syeikh yang membimbing pada jalan yang lurus.  Sebab jalan begitu samar-samar dan jalan syetan begitu beraneka. Barang siapa tidak  mempunyai sang penunjuk yang menjadi panutan , dia dibimbing syaitan ke arah jalannya.” Dan “hendaklah dia berpegang teguh kepada Gurunya bagaikan pegangan seorang buta dipinggir sungai, di mana dia sepenuhnya menyerahkan dirinya kepada sang pembimbing, serta tidak berselisih pendapat dengannya“.

Menurut Imam Ghozali, seorang yang menempuh jalan sufi, harus konsisten menjalani hidup menyendiri, diam, menahan lapar, dan tidak tidur di malam hari . Dimaksudkan untuk membina kalbu dari pelbagai pesona duniawi yang menghambat jalan para sufi.

Baca juga:  Ruh dan Raga Beribadah Haji

 

loading...
loading...

Tags: #al-Ghozali #sufi #tasawuf #wali

Sufi Kaya Raya
Suatu hari, seorang guru menyuruh muridnya untuk berguru kepada seorang sufi ternama. Setelah
Kisah Abu Yazid al Busthami, Kitab Tadzkirotul Auliya
Kakek Abu Yazid al-Busthami adalah seorang penganut agama Zoroaster. Ayahnya adalah seorang di
Makna Puasa secara Sufistik
Bagaimana pandangan kaum sufi pada umumnya, mengenai hakikat ibadah, terutama Makna Puasa ?
Ibnu Arabi, Sufi Pemikir Besar dari Spanyol
Ibnu Arabi, yang  nama lengkapnya Abu Bakr Muhammad ibn ‘Ali ibn Ahmad ibn
  1. :: Pondok Pesantren Al-Mubtadi-in :: - Nama nama tokoh sufi6 tahun ago

    […] 4 Comments […]

    Balas
  2. author

    am6972997 tahun ago

    Assalaamualaikum
    Saudaraku Sadili,..islam itu bukan hanya syariat. Tapi Syareat, Tarekat, Hakekat dan Makrifat..Semua saling melengkapi. Tidak bisa di pisahkan. Dalam 1 amal, terkandung makna syareat, tarekat, hakekat dan makrifat. Saat kita di syareat, di saat yang sama kita di tuntut dalam tarekat, hakekat dan makrifat. syariat tanpa hakekat adalah dusta. dan hakekat tanpa syareat adalah batal.
    Untuk bisa ke tahap hakekat, mestinya kita harus bertarekat. carilah Mursyid yang kamil mukammil. Sempurna dan menyempurnakan…Segeralah berbaiat kepada seorang mursyid. Insyaallah kita akan di bimbing menuju Allah.
    Di Ploso Jombang ada mursyid Kamil mukammil. K.H. Muhammad Mukhtar Mukti. P.P. Majmaal Bahroin. Tarekatnya dulu bernama Kholwatiyah. Sekarang di kembalikan ke Nama Aslinya..Yaitu Tarekat Shiddiyyah…Dinisbatkan pada Shohabat Abu Bakar Ah-shiddiq. Karena Tarekat ini di ajarkan pertama pada Beliau. Oleh Nabiyullah Muhammada Saw. Atau Anda bisa kontak ke: ahmad chozinudin hp:085865156437.
    Terima kasih. Semoga Anda termasuk golongan orang yang mendapat petunjuk. Amin.
    Wassalaamualikum

    Regards

    Agus Makmun

    Balas
  3. author

    http://facebook.com/hermawan.ppspd7 tahun ago

    Assalaallamu’alaikum kpd para pencari kebenaran sejati.
    sekedar masukan bagi awam yg ingin belajar tasawuf/menempuh jalan sufi hendaknya kuatkan syariatnya terlebih dahulu baru ke tinggkat tarikat,sebab dikhawatirkan kalau langngsung percaya dan ikut latihan tidak pernah tahu tarikat tersebut penuh dgn bid’ah/ menyimpang dari Alqur’an dan Sunah Rasulullah SAW.

    Balas
  4. author

    http://facebook.com/hermawan.ppspd7 tahun ago

    Asslallamu’alaikum kpd para pencari kebenaran sejati.
    sekedar masukan bagi awam yg ingin belajar tasawuf/menempuh jalan sufi hendaknya kuatkan syariatnya terlebih dahulu baru ke tinggkat tarikat,sebab dikhawatirkan kalau langngsung percaya dan ikut latihan tidak pernah tahu tarikat tersebut penuh dgn bid’ah/ menyimpang dari Alqur’an dan Sunah Rasulullah SAW.

    Balas
  5. author

    sadili7 tahun ago

    mohon di beri tahu cara cara mengikuti torikoh

    Balas

Tinggalkan pesan "Imam Ghozali, Latihan Rohaniah seorang Sufi"