Cara Dzikir Lisan Menuju makrifat Kepada Allah swt

Sebelum baca dzikir lisan lebih baik baca dulu artikel dengan judul Proses Berdzikir karena Dzikir Lisan adalah sambungan dari Proses Berdzikir Dzikir yang dilakukan oleh lisan, diucapkan oleh mulut, yang di suarakan baik dengan suara yang nyaring ataupun pelan.

loading...
loading...

Biasanya, yang di dzikir kan berupa bacaan yang intinya permintaan maaf kepada Sang Khalik, dengan harapan untuk mendapatkan Ampunan dari Allah.  Ada juga bacaan yang berupa pujian, mengagungkan asma Allah. Diantaranya: Istighfar, subhanallah, Tasbih, Tahlil, tahmid dll.

Pada tahap yang paling awal sebaiknya memperbanyak Istighfar yang dilaksanakan secara Dzikir lisan, dengan harapan Allah berkenan mensucikan diri kita dari dosa-dosa yang dilakukan oleh tubuh atau raga.

 

Sebab jika kita sejenak merenungkan diri akan apa yang telah kita perbuat selama ini sejak tubuh ini dilahirkan sudah berapa banyak dosa yang telah kita perbuat, baik kita menyadarinya atau tidak. Maka membaca Istighfar secara Dzikir Lisan sangat penting artinya, ini adalah tumpuan awal melangkah untuk menempuh Jalan yang suci ini.

Adab berdzikir secara lisan:

Allah swt adalah Maha Mendengar, jadi ketika kita berdzikir lebih baik dengan suara yang pelan saja. Tapi dengan sungguh-sungguh.

Ketika melaksanakan Dzikir dianjurkan dalam keadaan suci dari hadas besar maupun kecil. Serta suci dari najis.

Mengenai jumlah hitungan dalam berdzikir kepada Allah swt,

Memang Tidak ada salahnya kita menghitung-hitung jumlahnya, sudah berapa banyak kita berdzikir kepada Allah, tapi rasanya kok kurang pas. Alangkah baiknya jika kita tidak disibukkan dalam menghitung-hitung jumlah dzikir, tapi lebih sibuk dalam proses berdzikir.

Janganlah terpaku pada hitungan tapi perbanyaklah sebanyak-banyaknya,. Berdzikir setiap saat, dimana saja, kapan saja.

Baca juga:  Inilah Bacaan Dzikir Nafas Yang Sebenarnya

Cara berdzikir lisan dengan bacaan Istighfar.

Bila sudah terbebas dari hadas dan najis, kita mulai berdzikir, membaca istighfar dengan pelan-pelan, jika biasa menggunakan tasbih silakan aja, tapi disarankan untuk tidak perlu menghitung jumlahnya, karena dapat mengurangi nilai keikhlasan kita dalam ber dzikir lisan.

loading...

Recent search terms:

Tags: #dzikir #suluk

Kewalian adalah prinsip dasar dari jalan Tasawuf
Sesungguhnya, wali-wali Allah itu tak ada ketakutan bagi mereka, dan tidak pula bersedih
Ajaran Tasawuf: Mahabbah, Syauq
* Ajaran Tasawuf:  Mahabbah: kecenderungan kepada Allah secara paripurna, mengutamakan urusan-Nya atas diri
Kenali Jenis Jenis Nafsu Lalu Kendalikan Nafsumu
Jenis Jenis Nafsu terdiri dari dua golongan yaitu Nafsu yang baik dan nafsu
Hakekat Fana, al-Qusyairi
al Qusyairi, yang wafat pada tahun 465 H,ijriyyah  Karya al-Qusyairi yang sangat Fenomenal adalah
  1. author

    air musafir5 tahun ago

    amaliyah ibarat suatu praktik dr teori (syariat) karena
    masih samarnya jalan yg akan dilalui maka sangat
    dibutuhkan pembimbing(mursyid) yg mana
    merupakan seorang yg telah sempurna laku syariat &
    hakikatnya(insan kamil) yg sudah sepi dr pamrih
    duniawinya sehingga bimbingannya benar2 telah ikhlas karena ALLOH semata,mursyid ini bukannya
    mengangkat diri atau diangkat oleh orang,melainkan
    telah menerima amanah(secara sirri) dr ALLOH S.W.T.
    utk melanjutkan tugas nabi Muhammad s.a.w(ulama
    pewaris) guna membimbing manusia kepada
    sempurnanya iman & ahlak yg mulia,secara makna lafadz ” waliyan mursyidan ” bisa dibaca &
    direnungkan di dlm Al Qur’an surat Al Kahfi ayat 17,
    Trimakasih kang walijo tulisan2nya insyaALLOH
    manfaat,moho maaf bukan maksud
    menggurui,hamba yg penuh dosa ini hanya mampu
    menyampaikan apa adanya,sekaligus ijin copas beberapa artikelnya kang walijo,makasih.

    Balas
  2. Tafakur | Selamat Datang6 tahun ago

    […] Dzikir Lisan […]

    Balas
  3. author

    Siti7 tahun ago

    Iklan kelip-kelip di atas tu menyakitkan mata…

    Balas
  4. author

    sifulan8 tahun ago

    Amiin

    Balas

Tinggalkan pesan "Cara Dzikir Lisan Menuju makrifat Kepada Allah swt"