Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah

Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah

Thoriqoh ini adalah sebuah thoriqoh gabungan dari Thoriqoh Qadiriyah dan Naqsabandiyah (TQN).

loading...
loading...

Thoriqoh ini didirikan oleh Syaikh Ahmad Khotib Sambas yang dikenal sebagai penulis kitab Fathul ‘arifin.

Sambas adalah nama sebuah kota di sebelah utara Pontianak, Kalimantan Barat.

 

Syaikh Naquib al-‘Attas mengatakan bahwa TQN tampil sebagai sebuah thoriqoh gabungan karena Syeikh Sambas adalah seorang Syeikh dari kedua thoriqoh dan mengajarkannya dalam satu versi yaitu mengajarkan dua jenis dzikir sekaligus yaitu dzikir yang dibaca dengan keras (jahr) dalam  thoriqoh qadiriyah dan dzikr yang dilakukan dalam hati (khafi) dalam thoriqoh naqsabandiyah.
Pengembangan ajaran thoriqoh ini yang kelihatannya baru dikenal di Asia Tenggara memang bermula dari kitab Fathul ‘Arifin. Walaupun murid Syeikh Sambas yang utama yaitu Syeikh Abdul Karim Banten tampaknya tidak mengembangkan ajaran TQN secara luas namun generasi sesudahnya terutama di pusat-pusat TQN di Jawa, Qadiriyah Naqsabandiyah relatif maju dan berkembang dengan pesat.

loading...
Baca juga:  Pengalaman Spiritual Pendiri Tariqat Naqsyabandiyah

Tags: #Naqsabandiyah #Qadiriyah #Qadiriyah Naqsabandiyah #Tariqat

Tarikat di Indonesia: Thoriqoh Tijaniyah
Thoriqoh Tijaniyah Thoriqoh ini didirikan oleh Syaikh Ahmad bin Muhammad al-Tijani yang lahir
Tarekat di Indonesia, Thoriqoh syadziliyah
Thoriqoh syadziliyah Thoriqoh syadziliyah tak dapat dilepaskan hubungannya dengan pendirinya, yakni Abu Hasan
Syekh Abdul Qodir Jaelani, Saat Saat Wafatnya Yang Sangat Mengharukan
Syekh Abdul Qodir Jaelani Wafat Selain mewarisi banyak karya tulisan,  Syekh Abdul Qodir
Tarekat Idrisiyyah Bersanad Kepada Nabi Khidir as
Tarekat Idrisiyyah dinisbahkan kepada nama Syekh Ahmad bin Idris al-Fasi al-Hasani (1173 –

Tinggalkan pesan "Thoriqoh Qadiriyah wa Naqsabandiyah"