Kidung Suci Para Wali: Ilir-ilir
Lir-ilir, lir-ilir
tandure wus sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo… Read more…
Categories: Tasawuf Tags: kata kata bijak, makrifat, Rahasia, Sunan Bonang, sunan kalijogo, tasawuf
Metode untuk Makrifat dengan Tuhan
Metode untuk Makrifat dengan Tuhan {Walijo dot Com} Dalam Surat Al-Kahfi ayat 110, Allah berfirman: “Maka barang siapa yang ingin menemukan Allah, maka hendaklah ia mengerjakan amalan baik dan janganlah ia mempersekutukan siapapun dalam beribadah kepada Allah.”
Ayat di atas itulah yang menjadi pegangan mereka untuk mencapai tujuan ber makrifat dengan Tuhan . Para sufi menempuh berbagai metode yang membawa mereka pada kondisi Read more…
Categories: Hakikat Makrifat, Tasawuf, Tokoh Sufi Tags: Fana’ dan Hulul, makrifat, sufi, tasawuf
Asmaul Husna, Arti, Keutamaan dan Cara Mengamalkannya
Asmaul Husna adalah nama-nama indah yang dimiliki oleh Allah swt. Asmaul Husna merupakan cerminan dari perilaku Allah SWT terhadap umatnya. Karena itu bila nama-nama itu kita sebut sebagai suatu pemohonan, maka akan mempunyai pengaruh yang sangat besar, semoga Allah swt mewujudkan keinginan Anda. Dan berhati-hatilah dalam mengamalkan Asmaul Husna, karena Setan akan datang menggoda !!!
Berikut keutamaan Asmaul Husna Husna pada tiap-tiap nama dan cara mengamalkannya: Read more…
Categories: Tasawuf Tags: amalan, Amalan kaya, Amalan Kelancaran Rejeki, Amalan untuk Melunasi Hutang, Asmaul Husna, nama-nama Allah, tasawwuf, Tip
Nur Ilahiyyah, Cahaya di atas Cahaya
Tentang Cahaya di atas Cahaya terdapat dalam Surah an Nur ayat 35 – 38.
“Allah (memberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti lubang yang tak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca dan kaca itu seakan-akan (bintang yang bercahaya) seperti mutiara yang menyalakan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah baratnya yang minyaknya saja menerangi walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis) Allah membimbing kepada cahayanya, siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan pada waktu petang, lelaki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah dan dari mendirikan solat dan dari membayar zakat. Mereka takut pada suatu hari (yang dihari itu) Hati dan penglihatan menjadi goncang. Mereka yang mengerjakan demikian itu supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan, dan supaya Allah menambahkan kurnianya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki pada siapa yang dikehendakinya.” (An-Nur: 35-38) Read more…
Ketika Manusia Bangkit dari Kubur
Keadaan manusia ketika Bangkit dari kubur . Suatu ketika, Muadz bin Jabal ra mengadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong jelaskan kepadaku mengenai firman Allah SWT: Pada sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris” (Surah an-Naba’:18)
Read more…
Categories: Tasawuf Tags: Akhir Zaman, Bangkit dari kubur, Rosullulah
Pokok-Pokok Ajaran Tasawuf
Pokok-Pokok Ajaran Tasawuf {Walijo dot Com} Pada dasarnya, ajaran Tasawuf merupakan bimbingan jiwa agar menjadi suci, selalu tertambat pada Allah dan Tasawuf menjauhkan dari pengaruh-pengaruh selain Allah. Kemudian dengan Tasawuf maka terbukalah hijab yang menutupinya.
Tingkatan Kwalitas jiwa keimanan, yang meliputi:
- Maqom Taubat ( arabic: التوبة ), yaitu meninggalkan dan tidak mengulangi lagi perbuatan dosa yang pernah dilakukan demi menjunjung Read more…
Rahasia al Quran : Surah Al-Ikhlas
Surah Al-Ikhlas adalah surah ke 112 dalam al Qur'an, tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 4 ayat dan pokok isinya adalah menegaskan keesaan Allah sembari menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya.
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4
Dzikir Kolbu menuju Dzikir Abadi
Dzikir Kolbu menuju Dzikir Abadi {Walijo dot Com} Orang-orang Islam yang selalu melanggengkan bershalawat Kepada Nabi dan berdzikir kepada Allah swt, niscaya mereka bertambah dekat kepada Allah dan Rasulullah-Nya, seperti sabda Rosullullah:
“Orang yang paling utama bersamaku kelak pada hari kiamat adalah mereka yang palig banyak membaca shalawat untukku.”
Dan Rasulullah saw memperingatkan bilamana mereka tidak berdzikir dan bershalawat di dalam kehidupannya, bahkan Read more…
Tanda Tanda Hari Kiamat
Tanda-tanda yang menunjukan semakin dekatnya hari kiamat terbagi menjadi 2 macam, yaitu tanda-tanda yang Sughro (kecil) dan tanda-tanda yang Kubro (besar). Jika peristiwa-peristiwa yang menjadi tanda-tanda kecil sudah terjadi maka akan datang kemudian peristiwa dalam tanda-tanda yang besar, baru setelah itu hari kiamat benar-benar terjadi….
Tanda-tanda hari kiamat yang merupakan tanda-tanda yang Sughro (kecil), adalah : Read more…
Categories: Tasawuf Tags: Akhir Zaman, Dajjal, Imam Mahdi, Kiamat, Nabi Isa, Ya’juj dan Ma’juj
Hakikat Sodakoh
Mengenai Sodakoh di dalam Al-Quran, Al-Hadits telah disebutkan beberapa keutamaan sodakoh dan orang yang melakukannya. Baca dan renungilah secara baik dalil-dalil di bawah ini! BerSodakohlah, dan Anda akan merasakan betapa dahsyatnya kekuatan Sodakoh
1. Sodakoh adalah Amal yang Utama
Rasulullah telah bersabda :
اَلْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى, وَ الْيَدُ الْعُلْيَا هِيَ الْمُنْفِقَةُ وَ الْيَدُ السُّفْلَى هِيَ السَّائِلَةُ
“Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Tangan di atas adalah yang memberi, dan tangan di bawah adalah yang meminta.” Read more…
Tingkatan Surga
Al Qur’an banyak bercerita tentang sebuah kehidupan setelah mati di surga untuk orang yang selalu berbuat baik. Surga itu sendiri sering di jelaskan dalam Al-Qur’an surat Ar-Ra’du 13:35:
“ Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman). mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka. (Ar-Ra’du 13:35) ” Read more…
Ciri-ciri Dajal
Sifat-sifat Dajal terdapat dalam hadis dan Sunah, karakteristik ad-Dajjal adalah sebagai berikut:
1. Dajal memiliki cacat fisik berupa mata kanan yang buta, dan mata kiri yang dapat melihat tetapi berwarna gelap (hitam). Dalam beberapa hadis menjelaskan ia hanya memiliki sebuah mata. Ia akan menunggangi keledai putih yang satu langkahnya sama dengan satu mil jaraknya. Keledai tersebut memakan api dan menghembus asap, dapat terbang di atas daratan dan menyeberangi lautan. Read more…
Categories: Tasawuf Tags: Akhir Zaman, Dajjal
Makna Puasa secara Sufistik
Makna Puasa secara Sufistik . Bagaimana pandangan kaum sufi pada umumnya, mengenai hakikat ibadah, terutama Makna Puasa ?
Pertama-tama, ibadah apapun bagi kaum sufi secara umum bisa dikerangkakan ke dalam tiga langkah atau tahapan, yaitu takhalli, tahalli dan tajalli. Takhalli secara bahasa berarti mengosongkan, dalam terminologi tasawuf berarti membersihkan diri dari berbagai dosa yang mengotori jiwa, baik dari dosa lahir maupun dari dosa batin, atau istilah al-Ghazali itu penyakit hati. Yang dimaksud dosa lahir di sini Read more…
Nabi Khidir Ajari Ilmu Abul Qosim al-Qusyairi
Nabi Khidir Ajari Ilmu Abul Qosim al-Qusyairi
Tatkala Abul Qosim al-Qusyairi, baru meninggalkan kampung halamannya untuk menuntut ilmu ke Bukhara. sejenak ia teringat betapa pakaian yang dikenakannya terkena percikan najis saat ia bekerja membantu ibunya di rumah, ia berhenti dan berkata kepada teman seperjalanannya, “Sahabatku,sebentar aku hendak pulang ke rumah dan akan segera kembali kemari tapi engkau boleh pergi terlebih dahulu. Read more…
Categories: Kisah Nabi & Wali, Tasawuf, Tokoh Sufi Tags: al-Qusyairi, Cinta Sufi, Kisah Nabi & Wali, Nabi Khidir, tasawuf
Dialog Tuhan dan Musa as di Bukit Thursin
Dialog Tuhan dan Musa as di Bukit Sinai. “Dan tatkala Musa datang untuk bermunajat pada waktu yang kami tentukan, dan Tuhan-Nya berbicara kepadanya, maka Musa berkata : Ya Tuhanku, nampakkan (Dirimu) kepadaku agar aku dapat melihat-Mu”. “Tuhan berfirman: “Kamu tidak akan dapat melihat-Ku, tetapi lihatlah bukit itu, bila bukit itu tetap di tempatnya (seperti semula) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Tuhan tajalli / tampak pada bukit itu, kejadian itu menyebabkan bukit itu hancur dan Musapun pingsan. Setelah Musa sadar kembali dia berkata : “Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada-Mu dan aku orang pertama yang beriman”. (QS. Al-Araf 7 : 143) Read more…
Tajalli, Melihat Tuhan Tampak secara Nyata
Tajalli , Setiap melaksanakan ibadah khususnya pada waktu sholat, bila tidak disertai perasaan, “seperti sungguh-sungguh” melihat Allah swt, maka ibadah itu tidak tergolong dalam katagori ibadah yang ihsan (baik). Allah SWT. berfirman :“Sesungguhnya (Sholat) itu memang berat kecuali bagi mereka yang khusyu yaitu mereka yang yakin akan berjumpa dengan Tuhan mereka, dan sesungguhnya mereka akan kembali kepadaNya”. (QS. Al-Baqarah 2 : 45) Read more…
Nabi Khidir Hadir Ketika Rosullullah Wafat, bag 2
Halaman sebelumnya, Selanjutnya Rosullullah saw bersabda, “Masuklah Engkau Malaikat Kematian, Maka Malaikat Kematianpun masuk sambil mengucapkan salam, “Assalamu ‘alaika yaa Rosullullah” Rosullullah menjawab, “Wa laika salam, hai malaikat kematian, engkau datang untuk berkunjung atau untuk mencabut nyawaku?” Kata malaikat Kematian, “Saya datang untuk berkunjung dan untuk mencabut nyawa, sekiranya Engkau mengijinkan. Kalau tidak maka saya akan kembali”.
Kata Rosullullah, “ Hai Malaikat Kematian, dimana Jibril Engkau tinggalkan?” Kata malaikat Kematian, ”Dia saya tinggalkan di langit duniadan para malaikat sedang menghormat memuliakan dia”. Tidak selang sesaat Malaikat Jibril as pun turun dan duduk diarah kepala Rosullullah saw. Kata Rosullullah saw, “Tahukah Engkau kalau ajalku Read more…
Categories: Kisah Nabi & Wali, Tasawuf, Tokoh Sufi Tags: Kisah Nabi & Wali, n, nabi muhammad
Nabi Khidir Hadir Ketika Rosullullah Wafat, bag 1
Nabi Khidir as Hadir Ketika Rosullullah wafat. Ibnu Mash’ud berkata: “Ketika Rosulullah saw telah mendekati ajalnya, beliau mengumpulkan kami sekalian dikediaman ibu kita Siti Aisyah, kemudian beliau memperhatikan kami sekalian sehingga berderrailah air matanya dan bersabda: “Selamat datang bagi kamu sekalian dan mudah-mudahan kamu sekalian dibelas kasihani oleh Allah, saya berwasiat agar kamu sekalian bertaqwa kepada Allah serta mentaatiNya. Sungguh telah dekat hari perpisahan kita dan telah dekat pula saat hamba yang dikembalikan pulang kepada Allah ta’ala dan menemui surgaNya. Kalau sudah datang saat ajalku, hendaklah Aly yang memandikan, Read more…
Categories: Kisah Nabi & Wali, Tasawuf, Tokoh Sufi Tags: Kisah Nabi & Wali, nabi muhammad
Ruh yang berdzikir
Ruh yang berdzikir{Walijo dot Com} Ketika kita berdzikir dengan posisi duduk menghadap qiblat dan jangan bergerak. Qolbu juga kita suarakan (dzikir Kolbu) Allah… Allah… Allah… terus sampai badan kita tak merasakan apa-apa. Qolbu terus bersuara….. masukkan lagi ke kedalaman yang paling dalam, lalu suarakan lagi dzikrullah ke kedalaman yang paling dalam itu, bersuara Allah… Allah… Allah… Setelah itu dengarkan dengan qolbu-mu, samakan dengan suara qolbumu. Sampai muncul adanya getaran. Dan rasakan getaran, kehidupan Ruh terasa hidup Read more…
Categories: Tasawuf Tags: dzikir, dzikir ruh, dzikir sirri, M. Ali, makrifat, sufi
Download al Quran Digital format Flash
Al Quran Digital yang satu ini berformat Flash, sehingga mempunyai kelebihan dalam tampilan yaitu lebih indah dari program digital yang pernah ada sebelumnya. Dalam menjalankannya sangat mudah, bila akan membolak-balik halaman cukup dengan mendrag saja, sangat user friendly. Read more…
Categories: Tasawuf Tags: al Quran, free download, qur'an, software islam
Ajaran Tasawuf: Muroqobah kepada Allah
Website {Walijo dot Com} Muroqobah , Secara harfiah berarti awas-mengawasi. Dalam istilah Tasawuf menurut al-Qusairy, Muroqobah ialah: “keadaan seseorang meyakini sepenuh hati bahwa Allah selalu melihat dan mengawasi kita. Tuhan mengetahui seluruh gerak-gerik kita dan bahkan segala yang terlintas dalam hati diketahui Allah.”
Categories: Tasawuf Tags: al-Qusyairi, dzikir, tasawuf
Pancaran Nur Ilahi seorang Wali
Pancaran Nur Ilahi seorang Wali, Dalam Kitab Ihya’ Ulumuddin, Imam Ghozali menegaskan, “Bahwa siapa-siapa yang membantah/mengingkari tentang adanya manusia tingkat Wali maka ia juga mengingkari adanya manusia tingkatan Nabi”. Imam Ghozali bermaksud untuk menjelaskan bahwa Wali adalah benar-benar ada, dan kita harus mempercayainya, seperti kita juga percaya tentang adanya nabi Allah. Read more…
Categories: Tasawuf Tags: al-Ghozali, tasawuf, wali
Ajaran Tasawuf: Mahabbah, Syauq, Wushul, Qona’ah
Ajaran Tasawuf: Mahabbah: kecenderungan kepada Allah secara paripurna, mengutamakan urusan-Nya atas diri sendiri, jiwa dan hartanya, sepakat kepada-Nya lahir dan batin, dengan menyadari kekurangan diri sendiri (Syaikh alMuhasibiy). Rabi’ah berkata: “Orang yang mahabbah kepada Allah itu tidak habis rintihan kepada-Nya sampai ia dipanggil ke sisiNya. Read more…
Categories: Tasawuf Tags: al-Kharroz, al-Muhasibi, allah, Dzun Nun al-Mishri, islam, Malik bin Dinar, Rabiah, sufi, tasawuf, yang
al Qusyairi, Prinsip-Prinsip Tasawuf
al-Qusyairi, yang nama lengkapnya, Abdul Karim ibn Hawazin, Lahir pada tahun 376 Hijriyyah di Istiwa, Nishapur. Di Nishapur pula ia tumbuh besar dan bertemu guru nya Abu Ali al-Daqqaq, seorang sufi terkenal . Qusyairi mempelajari Fiqih kepada Abu Bakar Muhammad bin Abu Bakar al-Thusi (meninggal 405 H), serta belajar ilmu kalam dan usul fiqih kepada Abu Bakar ibn al-Farouk (meninggal 406 H), Read more…
Categories: Tasawuf, Tokoh Sufi Tags: al-Qusyairi, makrifat, sufi, sufi orders, tasawuf, wali
Hakekat Fana, al-Qusyairi
al-Qusyairi, yang wafat pada tahun 465 H,ijriyyah Karya al-Qusyairi yang sangat Fenomenal adalah Risalah Qusyairiyyah. Dalam Kitabnya tersebut al-Qusyairi berpendapat tentang Fana’ , “Barangsiapa menyaksikan terjadinya kemampuan diluar berbagai kondisi hukum maka dikatakan bahwa dia fana’ dari apapun yang terjadi pada makhluk.” Read more…
Categories: Tasawuf, Tokoh Sufi Tags: al-Qusyairi, Fana, Fana’ dan Hulul, makrifat, sufi, tasawuf, wali
Abu Sulaiman al-Darani
{Walijo dot Com} Abu Sulaiman al-Darani, berasal dari Daran, Damaskus, Syria. Yang meninggal pada tahun 215 H. Abu Sulaiman al-Darani ber kata , “Tidak seorang pun bersikap asketis ( zuhud) terhadap pesona dunia ini kecuali yang ada pada kalbunya, oleh Allah, diletakkan cahaya yang membuatnya selalu terpesona oleh hal akhirat.” Dalam hal ini Abu Sulaiman al-Darani, menjadi landasan pengetahuan mistis serta pencapaian Read more…
Kajian Tasawuf, Penyebab Kerasnya Hati
Kajian Tasawuf, Penyebab Kerasnya Hati {Walijo dot Com}
Ibnu al-Qayyim rahimahullah mengatakan dalam kitabnya Bada’i al-Fawa’id [3/743], “Tatkala mata telah mengalami kekeringan disebabkan tidak pernah menangis karena takut kepada Allah ta’ala, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya keringnya mata itu adalah bersumber dari kerasnya hati. Hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras.”Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar terlindung dari hati yang tidak khusyu’, sebagaimana terdapat dalam hadits, “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.” (HR. Muslim [2722]). Read more…
Dzikir Kolbu
Dzikir Kolbu{Walijo dot Com}. Setelah kita membahas Proses Berdzikir, Dzikir Lisan, Dzikir Nafas Selanjutnya kita akan membahas tentang Dzikir Kolbu. Pada tahap ini yang berdzikir adalah hati, atau kolbu. Supaya kolbu lebih “hidup” dalam arti dapat merasakan Kehadiran Illah, Robb.
Dalam menjalani Jalan yang Suci ini, kedudukan dzikir Kolbu adalah sangat strategis karena pada tahap inilah kolbu benar-benar dilatih dan dipersiapkan untuk menerima Pancaran Nur Ilahi. Dan tentu saja untuk dipantulkan kembali, atas ijin Allah Ta’ala. Read more…
Dzikir Nafas
Dzikir Nafas Maksudnya adalah Dzikir yang beriringan dengan irama nafas, melaksanan dzikir ketika menghirup dan menghembuskan nafas tanpa melambatkan atau mempercepat irama nafas, jika hal ini dilanggar akibatnya sangat berbahaya bagi tubuh.
Sebelum melaksanakan Dzikir Nafas harus benar-benar menguasai Dzikir Lisan, jika Anda belum membaca Dzikir Lisan sebaiknya Anda Membacaya dahulu sebelum melanjutkan membaca artikel ini untuk Read more…
Dzikir Lisan
Dzikir Lisan{Walijo dot Com} Sebelum baca Artikel ini baca dulu artikel dengan judul Proses Berdzikir karena Dzikir Lisan adalah sambungan dari Proses Berdzikir .
Dzikir yang dilakukan oleh lisan, diucapkan oleh mulut, yang di suarakan baik dengan suara yang nyaring ataupun pelan.
Biasanya, yang di dzikir kan berupa bacaan yang intinya permintaan maaf kepada Sang Khalik, dengan harapan untuk mendapatkan Ampunan dari Allah. Ada juga bacaan yang berupa pujian, mengagungkan asma Allah. Diantaranya: Istighfar, subhanallah, Tasbih, Tahlil, tahmid dll. Read more…
Tahap-tahap Berdzikir
Dzikir{Walijo dot Com} Dalam upaya mendekatan diri kepada Allah, Selain melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan , sebaiknya kita juga melaksanakan ibadah-ibadah lain yang sunnah.. Diantaranya adalah ibadah sholat sunnah, memperbanyak sodaqoh maupun memperbanyak dzikir kepada Allah swt.
Pada kesempatan ini kita akan bahas tentang dzikir. Secara harfiah Dzikir berati ingat, tentu saja ingat kepada Allah swt. Tujuan kita beribadah adalah untuk mengingat kepada Allah.
Karena sesungguhnya dzikir itu diperintahkan oleh Allah untuk mengingat Dia ditiap ruang dan waktu. Ketika malam atau siang, ketika Read more…
Kumpulan Puisi Sufi : Fana Hulul, Kabah Qolbu, Makrifat
Puisi Sufi
Duh, penganugerah bagi si pemegang karunia, Terhadap diri-Mu dan diriku begitu aku terpada, Kau buat begitu dekat diriku dengan-Mu, sehingga, Kau adalah aku, begitu kukira, Kini dalam wujud diriku menjadi sirna, Dengan-Mu aku kau buat menjadi fana
(Abu al-Mughits al-Husain bin Manshur bin Muhammad al Baidhawi Al-Hallaj)
Categories: Puisi, Tasawuf, Tokoh Sufi Tags: al-Hallaj, al-Junaid, ar-Rumi, Fana, Fana’ dan Hulul, Ibn 'Arabi, kumpulan puisi, makrifat, Muhammad bin Al Fadl, Puisi, puisi cinta, Rabiah, Rahasia, sufi, tasawuf, wali
Wali Allah, Orang yang suci
{Walijo dot Com} Walī (Bahasa Arab:الولي, Wali Allah atau Walīyu ‘llāh), dalam bahasa Arab berarti adalah ‘seseorang yang dipercaya’ atau ‘pelindung’, makna secara umum menjadi ‘Teman Allah’ dalam kalimat walīyu ‘llāh. Al Qur’an menjelaskan Waliallah memiliki arti orang yang beriman dan bertakwa. “Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran pada mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Yaitu orang-orang yg beriman dan mereka selalu bertakwa.” (Yunus 10:62 – Al-Furqan dalam kitab Majmu’atut Tauhid hal. 339) Read more…
Ruh dan Raga Beribadah Haji
Ruh dan Raga Beribadah Haji,
Sumber: Buku Rahasia Makrifat Haji dan Ruh, Penulis: M. Ali Penerbit: Najwa, ISBN : 978-602-96392-0-9dapatkan versi e-book dari Buku “Rahasia Makrifat Haji dan Ruh”
{Walijo dot Com.} Labaika Allahumma Labaika, labaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wanni’matalaka walmulka, laasyariika laka……
Aku taati panggilan Mu Ya Allah, aku penuhi, aku penuhi dan tidak ada sekutu/serikat bagiMu dan aku taat kepadaMu, sesungguhnya segala puji, nikmat dan Kerajaan itu kepunyaanMu, Tidak ada sekutu bagi Mu…… Read more…




