Tariqoh di Indonesia, Thoriqoh Syattariyah

Thoriqoh Syattariyah

Penyebaran thoriqoh syattariyah berpusat pada satu tokoh utama, yakni Abdur Rauf al-Syinkili di Aceh. Melalui sejumlah muridnya, ajaran thoriqoh syattariyah tersebar ke berbagai wilayah di dunia melayu-Indonesia. Diantara murid-murid as-sinkili yang paling terkemuka adalah Syaikh Burhanuddin dari Ulakan, Pariaman, Sumatra Barat dan Syeikh Abdul Muhyi dari pamijahan, Tasikmalaya, Jawa Barat.

loading...
loading...
Bersama-sama dengan thoriqoh lain, thoriqoh syattariyah yang dikembangkan oleh as-sinkili dan murid-muridnya tersebut menjadi salah satu thoriqoh yang mengembangkan ajaran tasawuf di dunia melayu-Indonesia dengan kecenderungan Neosufisme. Diantara karakteristik yang menonjol dari ajaran neosufisme adalah adanya ajaran untuk saling pendekatan antara ajaran syari’ah dengan ajaran tasawuf.
Dalam konteks tradisi intelekstual Islam di dunia melayu-Indonesia, ajaran tasawuf dengan corak neosufisme ini, telah menjadi wacana dominan sejak awal abad ke-17, sehingga mempengaruhi hampir semua karya-karya keislaman yang muncul, khususnya dibidang tasawuf.

loading...
Baca juga:  Abu Hasan Syadzili, Guru Ibnu 'Atho'illah al-Syakandari

Tags: #Tariqat

Tarikat di Indonesia: Thoriqoh Tijaniyah
Thoriqoh Tijaniyah Thoriqoh ini didirikan oleh Syaikh Ahmad bin Muhammad al-Tijani yang lahir
Tarekat di Indonesia, Thoriqoh syadziliyah
Thoriqoh syadziliyah Thoriqoh syadziliyah tak dapat dilepaskan hubungannya dengan pendirinya, yakni Abu Hasan
Syekh Abdul Qodir Jaelani, Saat Saat Wafatnya Yang Sangat Mengharukan
Syekh Abdul Qodir Jaelani Wafat Selain mewarisi banyak karya tulisan,  Syekh Abdul Qodir
Tarekat Idrisiyyah Bersanad Kepada Nabi Khidir as
Tarekat Idrisiyyah dinisbahkan kepada nama Syekh Ahmad bin Idris al-Fasi al-Hasani (1173 –

Tinggalkan pesan "Tariqoh di Indonesia, Thoriqoh Syattariyah"