Tag: makrifat

Menelusuri Jejak Manusia Makrifat

Permalink to Menelusuri Jejak Manusia Makrifat
  Rasulullah saw, telah memerintahkan agar mengikuti jejak dua tokoh besar, Sayyidina Abu Bakr as-Shiddiq dan Sayyidina Umar bin Khothob ra, serta  mencari kebenaran dan petunjuk dari Ammar ra, karena ia meninggal dengan cintanya yang agung pada kerabatnya, Sayyidina Ali KW. Rasul saw, juga menegaskan agar tetap kokoh dengan janji, sebagaimana Ibnu Ummi Abd ra,

al Hallaj, Ana al Haqq Akulah Kebenaran Tertinggi

Permalink to al Hallaj, Ana al Haqq Akulah Kebenaran Tertinggi
Al Hallaj atau Husain ibn Mansur al Hallaj atau biasa disebut dengan Al Hallaj, beliau lahir di Thur di kawasan Baidhah, Iran Tenggara, pada tanggal 26 Maret 866M . Ia merupakan seorang keturunan Persia. Kakeknya adalah seorang penganut Majusi dan ayahnya memeluk Islam. Al-Hallaj merupakan syekh sufi abad ke-9 dan ke-10 yang paling terkenal. Ia terkenal

Kenali Jenis Jenis Nafsu Lalu Kendalikan Nafsumu

Jenis Jenis Nafsu terdiri dari dua golongan yaitu Nafsu yang baik dan nafsu yang buruk. Nafsu ada yang baik, yaitu nafsu yang tidak bertentangan dengan perintah maupun larangan yang Allah tetapkan. Jika nafsu yang buruk, yaitu nafsu yang hanya untuk memenuhi keinginan pikirannya saja, tanpa melibatkan hati nurani dan ketetapan Allah.    Jenis Nafsu yang buruk :

Hasan Bashri , Ibunya adalah Istri Nabi Muhammad

Permalink to Hasan Bashri , Ibunya adalah Istri Nabi Muhammad
Hasan Bashri , meninggal tahun 110 Hijjri yang nama lengkapnya ialah al Hasan ibn Abi al-Hasan Abu Sa’id, beliau lahir di Medinah tahun 21 Hijriyyah. Ibunya seorang hamba sahaya Ummu Salamah, isteri Nabi Muhammad saw. Hasan Bashri tumbuh dalam lingkungan yang sholeh dan mendalam pengetahuan Islam nya. Hasan Bashri pula menerima hadist dari sebagian sahabat Rosul.

Hakekat Fana, al-Qusyairi

Permalink to Hakekat Fana, al-Qusyairi
al Qusyairi, yang wafat pada tahun 465 H,ijriyyah  Karya al-Qusyairi yang sangat Fenomenal adalah Risalah Qusyairiyyah. Dalam Kitabnya tersebut al-Qusyairi berpendapat tentang Fana’ , “Barangsiapa menyaksikan terjadinya kemampuan diluar berbagai kondisi hukum maka dikatakan bahwa dia fana’ dari apapun yang terjadi pada makhluk.”