Puisi Cinta JALALUDIN RUMI

JALALUDIN RUMI 
Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata,
Kusimpan kasih-Mu dalam dada.
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu,
Segera saja bagai duri bakarlah aku.
Meskipun aku diam tenang bagai ikan,
Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan Kau yang telah menutup rapat bibirku,
Tariklah misaiku ke dekat-Mu.

loading...
loading...
Apakah maksud-Mu? Mana kutahu?
Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.
Kukunyah lagi mamahan kepedihan mengenangmu,
Bagai unta memahah biak makanannya,
Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa.Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara,
Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata.
Aku bagai benih di bawah tanah,
Aku menanti tanda musim semi.
Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi,
Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi.Puisi Cinta JALALUDIN RUMI

loading...

Recent search terms:

Baca juga:  Puisi Rumi: Akan Jadi Apa Diriku

Tags: #kumpulan kata-kata cinta terindah #kumpulan puisi #Puisi #puisi cinta #Puisi Sufi

Rabiah al-Adawiyyah: Mahabbah Cinta
Banyak Ajaran sufi yang diriwayatkan berasal dari Rabiah al-Adawiyyah, yang seterusnya menjadi perbincangan
WS Rendra : Makna Sebuah Titipan
Puisi WS Rendraloading... loading... Makna Sebuah Titipan Sering kali aku berkata, ketika orang
Puisi Rumi: Akan Jadi Apa Diriku
Sebuah Puisi singkat dari Jalalluddin Rumi, Namun penuh dengan makna yang sangat dalamloading...
Puisi Sufi – Thair Al-‘Uryan, HAMZAH FANSURI
Tubuhnya bersurat Qur’an Kakinya Hannan dan Mannan Da’im bertengger di tangan Rahman Ruh Allah akan

Tinggalkan pesan "Puisi Cinta JALALUDIN RUMI"