Bangun / Renovasi Rumah

Kisah Siti Rabi’ah Al Adawiyyah dan Hasan Al Basri

loading...

Suatu hari Sufi Agung Wanita Siti Rabi’ah Al Adawiyyah lewatlah di depan rumah Waliyullah lainnya Hasan Al-Basri, pada saat itu Imam Hassan Al Basri sedang duduk termenung di jendela dengan menangis dan air matanya menetes mengenai pakaian Rabi’ah.rabiah,Siti Rabi'ah Al Adawiyyah

Awalnya Rabi’ah mengira bahwa hujan sedang turun tetapi ketika menengadah ke atas barulah beliau sadar bahwa air yang menetes tersebut adalah airmata Waliyullah Hasan Al Basri.

Waliyullah Rabi’ah berkata “Wahai Guru..!! tangisan adalah tanda dari kelesuan batin, tahanlah air matamu wahai guru, jika tidak maka di dalam dirimu akan menggelora samudera sehingga engkau tidak akan dapat mencari dirimu sendiri kecuali pada seorang Raja Yang Maha Perkasa”

Imam Hassan mendengar namun tetap diam.

Beberapa hari setelahnya Imam Hasan bertemu dengan Siti Rabi’ah Adawiyyah di pinggiran danau. Imam Hassan lalu melemparkah sajadahnya keatas air seraya berkata kepada Rabi’ah.”Wahai Rabi’ah, marilah kita mengerjakan shalat sunnah dua rakaat diatas air danau ini !””Wahai Hasan, jika engkau memperlihatkan karomah-karomahmu di tempat terbuka seperti ini seharusnya engkau perlihatkan saja karomah yang tidak di miliki orang lain..!”Setelah berkata demikian maka Siti Rabi’ah Al Adawiyyah melemparkan sajadahnya keatas udara lalu melompat keatasnya menaiki sajadah tersebut.”Wahai Hasan, naiklah kemari..!!” ucap Siti Rabiah sambil tersenyum.

Imam Hasan Al Basri terdiam tanpa kata, beliau sadar belum mampu melakukan hal yg seperti itu”Wahai Hasan, tidaklah ada hal yang istimewa dari hal2 yang kita lakukan ini, apa yang engkau lakukan tadi begitu mudah dapat dilakukan oleh seekor ikan, sedang apa yang aku lakukan ini begitu mudah dapat dilakukan oleh seekor lalat, dan keahilan-keahlian seperti ini sungguh tidak penting, tetapi yg terpenting adalah kita harus bisa mengabdikan diri kepada Hal-Hal Yang Terpenting Itu…”Maksudnya adalah beribadah secara istiqomah kepada Allah Ta’ala…

Pencarian Terkait

Tags: #Hasan Bashri #Karomah #Rabiah

Wali Paidi, Sandal Berdzikir
Wali Paidi tidak tahu apa yang dialaminya saat ini. Dia sering mendengar benda-benda
DETIK-DETIK WAFATNYA RASULULLAH YANG MEMBUAT UMAT MUSLIM MENITIKKAN AIR MATA
DETIK-DETIK WAFATNYA RASULULLAH Mari kita simak sebuah kisah yang sangat mengharukan… dan mungkin
Wali ini Wafat, 150 Hari Kemudian Hidup Lagi
Wali ini Wafat, 150 Hari Kemudian Hidup Lagi, Setiap Wali memiliki karomahnya sendiri-sendiri.
Ketika Syeh Jangkung Bersyahadat di Hadapan Sunan Kudus
Syeh Jangkung berSyahadat Waktu yang diminta oleh Saridin untuk mempersiapkan diri telah dipenuhi.Dan
  1. author

    hasan5 tahun ago

    terima kasih anda memasukkan cerita ini

    Balas

Tinggalkan pesan "Kisah Siti Rabi’ah Al Adawiyyah dan Hasan Al Basri"