Kategori: Tasawuf

Tingkatan Maqom Wali

Wali Allah memiliki tingkatan atau maqom yang berbeda-beda. Berikut  Tingkatan Maqom Wali atau Aulia Allah dari kitab Jami’u Karomatil Aulia: 1. Wali Qutub:  dalam waktu 1 abad hanya 1 Orang yang berada dalam maqom ini 2. Maqom Aimmah:  dalam kurun waktu  1 Abad hanya ada 2 orang wali 3. Maqom Autad:  dalam 1 Abad 4 Orang wali, mereka berada

Amalan untuk Memudahkan Rezeki Yang Mudah Dikerjakan

Permalink to Amalan untuk Memudahkan  Rezeki Yang Mudah Dikerjakan
Bagi Sodaraku yang sedang kesulitan  keuangan rezeki, mungkin sangat membutuhkan Amalan untuk Memudahkan  Rezeki, agar rezekinya lancar, pilih salah satu amalan yang sekiranya dapat dilaksanakan dengan mudah tanpa memberatkan. Semoga Allah mengabulkan do’a do’a kita… Amalan untuk Memudahkan  Rezeki dengan Bismillah Recent search terms:kisah nyata sukses dengan sholawatkisah nyata keajaiban bismillahkisah nyata kaya dengan dzikiramalan mendatangkan

Tajalli, Melihat Tuhan Tampak secara Nyata

Tajalli , Setiap melaksanakan ibadah khususnya pada waktu sholat, bila tidak disertai perasaan, “seperti sungguh-sungguh” melihat Allah swt, maka ibadah itu tidak tergolong dalam katagori ibadah yang ihsan (baik). Allah SWT. berfirman :“Sesungguhnya (Sholat) itu memang berat kecuali bagi mereka yang khusyu yaitu mereka yang yakin akan berjumpa dengan Tuhan mereka, dan sesungguhnya mereka akan

Dzikir Kolbu menuju Dzikir Abadi

Orang yang selalu melanggengkan bershalawat Kepada Nabi dan berdzikir kepada Allah swt, niscaya mereka bertambah dekat kepada Allah dan Rasulullah-Nya, seperti sabda Rosullullah: “Orang yang paling utama bersamaku kelak pada hari kiamat adalah mereka yang palig banyak membaca shalawat untukku.“ Recent search terms:kolbudzikir qolbu menuju dzikir abadipengalaman spiritual dzikirbacaan dzikir sirridahsyatnya dzikir qolburahasia dzikir qolbudzikir

Nabi Khidir Hadir, Saat Nabi Muhammad Wafat, 1

Permalink to Nabi Khidir Hadir, Saat Nabi Muhammad Wafat, 1
Ibnu Mash’ud berkata: “Ketika Rosullullah saw telah mendekati ajalnya, beliau mengumpulkan kami sekalian dikediaman ibu kita Siti Aisyah, kemudian beliau memperhatikan kami sekalian sehingga berderrailah air matanya dan bersabda: “Selamat datang bagi kamu sekalian dan mudah-mudahan kamu sekalian dibelas kasihani oleh Allah, saya berwasiat agar kamu sekalian bertaqwa kepada Allah serta mentaatiNya. Sungguh telah dekat