Kategori: Tasawuf

Zuhud Syariat Dan Zuhud Haqiqot

Zuhud Syariat Dan Zuhud Haqiqot, Zuhud berasal dari kata “zahida-yazhudu-zahaadatan” artinya sedikit, menganggap sedikit, atau memandang dunia ini tidak terlalu berarti sehingga sanggup hidup menderita didalamnya.Dan zuhud syari’at adalah zuhudnya pemalas, sehingga dengan kemalasannya ia bersabar dalam kemiskinannya Sementara zuhud haqiqot adalah zuhudnya orang kaya, ia tidak menganggap kekayaannya sesuatu yang berarti, bahkan ia sanggup menderita

Menelusuri Jejak Manusia Makrifat

Permalink to Menelusuri Jejak Manusia Makrifat
  Rasulullah saw, telah memerintahkan agar mengikuti jejak dua tokoh besar, Sayyidina Abu Bakr as-Shiddiq dan Sayyidina Umar bin Khothob ra, serta  mencari kebenaran dan petunjuk dari Ammar ra, karena ia meninggal dengan cintanya yang agung pada kerabatnya, Sayyidina Ali KW. Rasul saw, juga menegaskan agar tetap kokoh dengan janji, sebagaimana Ibnu Ummi Abd ra,

Penampakan Malaikat Maut Izrail Yang Bikin Merinding

Permalink to Penampakan Malaikat Maut Izrail Yang Bikin Merinding
Ilustrasi Malaikat Maut Dari sekian banyak malaikat, Ada 10 malaikat yang wajib diketahui. Salah satunya adalah malaikat Izrail. Malaikat Izrail mandapatkan tugas pencabut nyawa. Sehingga kehadirannya bisa jadi paling ditakuti. Namun bagaimanakah wujud dari Malaikat Izrail itu ? seperti dikutip dari artikel 7wolu.blogspot.com, Selasa (12/12/2017) wujud Malaikat Izrail diciptakan oleh Allah SWT dalam keadaan yang

Ciri ciri Dajal Si Penebar Fitnah Di Akhir Zaman

Permalink to Ciri ciri Dajal Si Penebar Fitnah Di Akhir Zaman
Ciri ciri Dajal. Dajal akan muncul di akhir zaman, ketika dajal muncul akan ada banyak fitnah di seluruh dunia. Adapun ciri-ciri Dajal adalah sebagai berikut: Ciri ciri Dajal yang pertama, Dajal memiliki cacat fisik berupa mata kanan yang buta, dan mata kiri yang dapat melihat tetapi berwarna gelap (hitam). Dalam beberapa hadis menjelaskan ia hanya

Khutbah Jumah: Tentang Ikhlas

Singkatnya, ikhlas adalah seseorang beribadah dengan niat mendekatkan diri kepada Allah, mengharapkan pahala-Nya, takut terhadap siksa-Nya dan ingin mencari ridha-Nya. Dzun Nun al-Mishriy rahimahullah berkata: “Tiga tanda keikhlasan adalah: (1) Seimbangnya pujian dan celaan orang-orang terhadapnya, (2) Lupa melihat amal dalam beramal, (3) Dan mengharapkan pahala amalnya di akhirat.” ***